Saturday, March 28, 2015

Tugas 1

Pengertian Etika, Profesi, dan Profesionalisme


ETIKA

A. Pengertian Etika

Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral.Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
St. John of Damascus (abad ke-7 Masehi) menempatkan etika di dalam kajian filsafat praktis (practical philosophy).

Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita.Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.

Secara metodologis, tidak setiap hal menilai perbuatan dapat dikatakan sebagai etika. Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi.Karena itulah etika merupakan suatu ilmu. Sebagai suatu ilmu, objek dari etika adalah tingkah laku manusia. Akan tetapi berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif. Maksudnya etika melihat dari sudut baik dan buruk terhadap perbuatan manusia.

Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika).


B. Definisi Etika

- Menurut Bertens : Nilai- nilai atau norma – norma yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.

 - Menurut KBBI : Etika dirumuskan dalam 3 arti yaitu tentang apa yang baik dan apa yang buruk, nilai yang berkenaan dengan akhlak, dan nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

- Menurut Sumaryono (1995) : Etika berkembang menjadi studi tentang manusia berdasarkan kesepakatan menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan manusia pada umumnya. Selain itu etika juga berkembang menjadi studi tentang kebenaran dan ketidakbenaran berdasarkan kodrat manusia yang diwujudkan melalui kehendak manusia.


C
. Macam-macam Etika

Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan buruknya prilaku manusia :

1. Etika Deskriptif, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.

2. Etika Normatif, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Etika secara umum dapat dibagi menjadi :

1. Etika Umum, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogkan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum dan teori-teori.

2. Etika Khusus, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Namun, penerapan itu dapat juga berwujud : Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis : cara bagaimana manusia mengambil suatu keputusan atau tidanakn, dan teori serta prinsip moral dasar yang ada dibaliknya.

Etika Khusus dibagi lagi menjadi dua bagian :
a. Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
b. Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.

        Perlu diperhatikan bahwa etika individual dan etika sosial tidak dapat dipisahkan satu sama lain dengan tajam, karena kewajiban manusia terhadap diri sendiri dan sebagai anggota umat manusia saling berkaitan. Etika sosial menyangkut hubungan manusia dengan manusia baik secara langsung maupun secara kelembagaan (keluarga, masyarakat, negara), sikap kritis terhadpa pandangan-pandangana dunia dan idiologi-idiologi maupun tanggung jawab umat manusia terhadap lingkungan hidup.
        Dengan demikian luasnya lingkup dari etika sosial, maka etika sosial ini terbagi atau terpecah menjadi banyak bagian atau bidang. Dan pembahasan bidang yang paling aktual saat ini adalah sebagai berikut :
1. Sikap terhadap sesama
2. Etika keluarga
3. Etika profesi
4. Etika politik
5. Etika lingkungan
6. Etika idiologi

D. Manfaat Etika

Beberapa manfaat Etika adalah sebagai berikut ,
1. Dapat membantu suatu pendirian dalam beragam pandangan dan moral.
2. Dapat membantu membedakan mana yang tidak boleh dirubah dan mana
    yang boleh dirubah.
3. Dapat membantu seseorang mampu menentukan pendapat.
4. Dapat menjembatani semua dimensi atau nilai-nilai.

 

PROFESI

A. Pengertian Profesi

Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang dalam bahasa Yunani adalah "Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".

Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknikdan desainer


Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Istilah yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam adalah: sebuah profesi sudah pasti menjadi sebuah pekerjaan, namun sebuah pekerjaan belum tentu menjadi sebuah profesi. Profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus  dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama.

B. Karakteristik Profesi
- Keterampilan yang berdasarkan pada pengetahuan teoritis : Professional dapat diasumsikan mempunyai pengetahuan teoritis yang ekstensif dan memiliki keterampilan yang berdasarkan pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktik.
- Assosiasi professional : Profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya.
-  Pendidikan yang ekstensif : Profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi.
-  Ujian kompetensi : Sebelum memasuki organisasi professional, biasanya ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama pengetahuan teoritis.
- Pelatihan institusional : Selain ujian, biasanya dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan institusional dimana calon profesional mendapatkan pengalaman praktis sebelum menjadi anggota penuh organisasi.
- Lisensi : Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses sertifikasi sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa dipercaya.
- Otonomi kerja : Profesional cenderung mengendalikan kerja dan pengetahuan teoretis mereka agar terhindar adanya intervensi dari luar.
- Kode etik : Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi para anggotanya dan prosedur pendisiplinan bagi mereka yang melanggar aturan.

 
C. Ciri – Ciri Profesi
 
Secara umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :
- Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
- Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
- Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
- Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
- Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.


PROFESIONALISME


A. Pengertian Professional / Professionalisme
 
Adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi.  Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang – senang atau untuk mengisi waktu luang.


B. Ciri – Ciri Profesionalisme

Kaum profesional adalah orang-orang yang memiliki tolak ukur perilaku yang berada di atas rata - rata. Di satu pihak ada tuntutan dan tantangan yang sangat berat, tetapi di lain pihak ada suatu kejelasan mengenai pola perilaku yang baik dalam rangka kepentingan masyarakat. Seandainya semua bidang kehidupan dan bidang kegiatan menerapkan suatu. Standar profesional yang tinggi, bisa diharapkan akan tercipta suatu kualitas masyarakat yang semakin baik.



C. Perbedaan Profesi & Profesional :

 Profesi :
- Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus.
- Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu).
- Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup.
- Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam.


Profesional :
- Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya.
- Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu.
- Hidup dari situ.
- Bangga akan pekerjaannya.


D.Kode Etik Profesi / Profesionalisme

Adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Kode Etik :
-          Untuk menjunjung tinggi martabat profesi.
-          Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.
-          Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi.
-          Untuk meningkatkan mutu profesi.
-          Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.
-          Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi.
-          Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
-          Menentukan baku standarnya sendiri.

Prinsip Etika Profesi :
Tanggung Jawab
-  Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya.
-  Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya.
Keadilan
-  Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.
Otonomi
- Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki dan diberi kebebasan dalam menjalankan profesinya
 

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Profesi http://tanudjaja.dosen.narotama.ac.id/2012/02/06/pengertian-etika-moral-dan-etiket/ http://anahuraki.lecture.ub.ac.id/pengertian-etika http://rizafahri.blogspot.com/2011/02/ciri-khas-profesi-profesional.html http://pakarcomputer.blogspot.com/2012/02/pengertian-profesi-menurut-para-pakar.html http://etikaprofesidanprotokoler.blogspot.com/2008/03/kode-etik-profesi.html

Sunday, January 4, 2015

Kasus telematika

Contoh 3 Kasus Telematika 

 

1.Kasus Pencucian Uang
Misteri saldo Rp 13 triliun di tabungan milik H. Alimin, petani asal Jalan Gunung Tolong, Kec. Bacukiki Barat, Parepare, akhirnya terungkap. Koordinator Humas Bank Indonesia (BI) Makassar, Widodo Cahyono, Jumat, 5 Februari, menuturkan kejadian itu kesalahan petugas mengentri data ke komputer. 
Pemeriksaan peneliti BI menemukan petugas Mandiri saat itu kebablasan mengetik angka nol yang sepatutnya hanya Rp 1.300.000 menjadi Rp 13.000.000.000.000.  "Tak benar jika dikatakan dana sebesar itu adalah transferan teroris atau dana talangan seperti bank Century," tutur Widodo menepis spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. Pengamat Ekonomi dari Unhas, Marsuki DEA menambahkan, kejadian ini sepatutnya menjadi perhatian bagi perbankan membenahi teknologi keuangannya.
 "Kalau memang benar itu salah input, masak sampai 12 nolnya," tutur dia, setengah tertawa. Sementara itu, Kapolwil Parepare Kombes Pol Ruslan Nicholas, mengaku sudah mendengar informasi saldo petani yang melonjak hingga triliun. "Kami sudah mendengar kabar itu tapi sepertinya hanya kesalahan cetak saja," kata dia. Terpisah, Pengawas Madya Kantor Bank Indonesia Makassar, Abdul Malik menyampaikan, pihaknya sudah menerima laporan terkait pembengkakan saldo pada rekening salah seorang nasabah Bank Mandiri di Parepare. Kasus tersebut sudah diselesaikan pihak Bank Mandiri dengan nasabah bersangkutan. Lebih lanjut kata Malik, kasus tersebut sebenarnya sudah lama terjadi, sekitar 2008 lalu. "Itu juga sudah disidik pihak kepolisian. Kemungkinan baru terungkap sekarang karena maraknya kasus pembobolan ATM," ungkap Malik. (azh-asw)

2.Kasus Penyadapan
Seperti yang kita ketahui kasus-kasus yang sedang hangat sekarang yaitu perseteruan antara indonesia dan australia, karena australia dianggap melanggar perjanjian kerjasama. Australia melakukan penyadapan ke sejumlah orang penting indonesia seperti bapak presiden kita, termasuk ibu presiden kita serta anggota komisi DPR. Mendengar hal tersebut bapak presiden langsung mengadakan konferensi serta meninstruksikan MENLU yaitu marty natalegawa untuk memanggil duta besar RI untuk australia, beliau mengujarkan akan memberhentikan kerjasama sesegera mungkin dengan australia, diantaranya kerjasama di bidang militer, kerjasama bidang intelijen dan kerjasama pencegahan penyelundupan penumpang gelap.

DSD yaitu badan intelijen australia yang melakukan penyadapan. Presiden menyurati perdana menteri australia yaitu tony abbot untuk meminta penjelasan masalah terkait. Kalau menurut saya Tindakan pemerintah Indonesia dengan memanggil pulang duta besar dan menghentikan beberapa kerja sama militer dengan Australia sebagai respons atas penyadapan yang dilakukan intelijen "negeri kanguru" terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tepat. "Sikap pemerintah Indonesia sudah tepat karena secara diplomatik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghendaki hubungan baik dan tidak saling mencurigai," kata pengamat politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Bambang Cipto di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut dia, tindakan pemerintah Indonesia merupakan sebuah bentuk penyesalan atas tindakan penyadapan yang dilakukan Australia dan bukan untuk memusuhi. Indonesia tidak mengusir duta besar Australia. "Kerja sama yang dihentikan Indonesia secara sepihak membuat pemerintah Australia secara resmi mengungkapkan penyesalan itu merupakan bentuk perasaan takut mereka kepada Indonesia," kata Rektor UMY itu. Ia mengatakan, Indonesia merupakan negara yang penting bagi Australia. Hubungan kedua negara yang tidak sekali mengalami ketegangan diplomatik tersebut merupakan suatu dinamika hubungan antarnegara yang bertetangga.
 "Australia dan Indonesia tidak bisa lepas dari fakta bahwa kedua negara bertetangga dan akan masih ada hubungan yang panjang ke depan. Hal itu semacam bumbu dalam hubungan diplomatik, tidak mungkin hubungan mulus-mulus saja," katanya. Menurut dia, Indonesia tidak memiliki permusuhan yang fundamental dengan Australia sehingga hubungan kedua negara tidak akan putus begitu saja. "Kasus penyadapan tersebut tidak akan mengganggu para pelajar Indonesia yang sedang belajar di negeri kanguru," katanya. Adanya wacana untuk mendatangkan mantan kontraktor untuk National Security Agency (NSA) yang menginformasikan penyadapan Australia, Edward Snowden, ia mengatakan hal itu tidak perlu dilakukan karena akan memperlebar masalah. "Saya rasa hal itu tidak perlu dilakukan. Masalah tidak perlu diperpanjang," kata Guru Besar Hubungan Internasional UMY itu.

3.Kasus Bank BCA jadi sasaran carding

Dunia perbankan melalui Internet (ebanking) Indonesia, dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan Internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain-domain dengan nama mirip www.klikbca.com (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain wwwklik-bca.com, kilkbca.com, clikbca.com, klickca.com. dan klikbac.com. 
Isi situs-situs plesetan inipun nyaris sama, kecuali tidak adanya security untuk bertransaksi dan adanya formulir akses (login form) palsu. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat di ketahuinya. Diperkirakan, 130 nasabah BCA tercuri datanya. Menurut pengakuan Steven pada situs bagi para webmaster di Indonesia, www.webmaster.or.id, tujuan membuat situs plesetan adalah agar publik menjadi lebih berhati – hati dan tidak ceroboh saat melakukan pengetikan alamat situs (typo site), bukan untuk mengeruk keuntungan. 
Menurut perusahaan Security Clear Commerce di Texas USA, saat ini Indonesia menduduki peringkat ke 2 setelah Ukraina dalam hal kejahatan Carding dengan memanfaatkan teknologi informasi (Internet) yaitu menggunakan nomor kartu kredit orang lain untuk melakukan pemesanan barang secara online. Komunikasi awalnya dibangun melalui e-mail untuk menanyakan kondisi barang dan melakukan transaksi. Setelah terjadi kesepakatan, pelaku memberikan nomor kartu kreditnya dan penjual mengirimkan barangnya, cara ini relatif aman bagi pelaku karena penjual biasanya membutuhkan 3 –5 hari untuk melakukan kliring atau pencairan dana sehingga pada saat penjual mengetahui bahwa nomor kartu kredit tersebut bukan milik pelaku barang sudah terlanjur terkirim.
Selain carding, masih banyak lagi kejahatan yang memanfaatkan Internet. Tentunya masih hangat dalam pikiran kita saat seorang hacker bernama Dani Hermansyah, pada tanggal 17 April 2004 melakukan deface dengan mengubah nama - nama partai yang ada dengan nama- nama buah dalam website www.kpu.go.id, yang mengakibatkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Pemilu yang sedang berlangsung pada saat itu. Dikhawatirkan, selain nama – nama partai yang diubah bukan tidak mungkin angka-angka jumlah pemilih yang masuk di sana menjadi tidak aman dan dapat diubah, padahal dana yang dikeluarkan untuk sistem teknologi informasi yang digunakan oleh KPU sangat besar sekali. Untung sekali bahwa apa yang dilakukan oleh Dani tersebut tidak dilakukan dengan motif politik, melainkan hanya sekedar menguji suatu sistem keamanan yang biasa dilakukan oleh kalangan underground (istilah bagi dunia Hacker). 
Terbukti setelah melakukan hal tersebut, Dani memberitahukan apa yang telah dilakukannya kepada hacker lain melalui chat room IRC khusus Hacker sehingga akhirnya tertangkap oleh penyidik dari Polda Metro Jaya yang telah melakukan monitoring di chat room tersebut. Deface disini berarti mengubah atau mengganti tampilan suatu website. Pada umumnya, deface menggunakan teknik Structured Query Language (SQL) Injection. Teknik ini dianggap sebagai teknik tantangan utama bagi seorang hacker untuk menembus jaringan karena setiap jaringan mempunyai sistem keamanan yang berbeda-beda serta menunjukkan sejauh mana kemampuan operator jaringan, sehingga apabila seorang hacker dapat masuk ke dalam jaringan tersebut dapat dikatakan kemampuan hacker lebih tinggi dari operator jaringan yang dimasuki. 
Kelemahan admin dari suatu website juga terjadi pada penyerangan terhadap website www.golkar.or.id milik Partai Golkar. Serangan terjadi hingga 1577 kali melalui jalan yang sama tanpa adanya upaya menutup celah tersebut disamping kemampuan Hacker yang lebih tinggi, dalam hal ini teknik yang digunakan oleh Hacker adalah PHP Injection dan mengganti tampilan muka website dengan gambar wanita sexy serta gorilla putih sedang tersenyum.
Teknik lain adalah yang memanfaatkan celah sistem keamanan server alias hole Cross Server Scripting (XXS) yang ada pada suatu situs. XXS adalah kelemahan aplikasi di server yang memungkinkan user atau pengguna menyisipkan baris-baris perintah lainnya. Biasanya perintah yang disisipkan adalah Javascript sebagai jebakan, sehingga pembuat hole bisa mendapatkan informasi data pengunjung lain yang berinteraksi di situs tersebut. Makin terkenal sebuah website yang mereka deface, makin tinggi rasa kebanggaan yang didapat. Teknik ini pulalah yang menjadi andalan saat terjadi cyberwar antara hacker Indonesia dan hacker Malaysia, yakni perang di dunia maya yang identik dengan perusakan website pihak lawan. Menurut Deris Setiawan, terjadinya serangan ataupun penyusupan ke suatu jaringan komputer biasanya disebabkan karena administrator (orang yang mengurus jaringan) seringkali terlambat melakukan patching security (instalasi program perbaikan yang berkaitan dengan keamanan suatu sistem). Hal ini mungkin saja disebabkan karena banyaknya komputer atau server yang harus ditanganinya. 
Dengan demikian maka terlihat bahwa kejahatan ini tidak mengenal batas wilayah (borderless) serta waktu kejadian karena korban dan pelaku sering berada di negara yang berbeda. Semua aksi itu dapat dilakukan hanya dari depan komputer yang memiliki akses Internet tanpa takut diketahui oleh orang lain/ saksi mata, sehingga kejahatan ini termasuk dalam Transnational Crime/ kejahatan antar negara yang pengungkapannya sering melibatkan penegak hukum lebih dari satu negara. 
Mencermati hal tersebut dapatlah disepakati bahwa kejahatan IT/ Cybercrime memiliki karakter yang berbeda dengan tindak pidana umum baik dari segi pelaku, korban, modus operandi dan tempat kejadian perkara sehingga butuh penanganan dan pengaturan khusus di luar KUHP. Perkembangan teknologi informasi yang demikian pesatnya haruslah di antisipasi dengan hukum yang mengaturnya dimana kepolisian merupakan lembaga aparat penegak hukum yang memegang peranan penting didalam penegakan hukum, sebab tanpa adanya hukum yang mengatur dan lembaga yang menegakkan maka dapat menimbulkan kekacauan didalam perkembangannya. Dampak negatif tersebut menimbulkan suatu kejahatan yang dikenal dengan nama “CYBERCRIME” yang tentunya harus diantisipasi dan ditanggulangi. Dalam hal ini Polri sebagai aparat penegak hukum telah menyiapkan unit khusus untuk menangani kejahatan cyber ini yaitu UNIT V IT/CYBERCRIME Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.
refrensi :
http://resturamadhanrestu.blogspot.com/2014/12/contoh-3-kasus-telematika.html

Aku Bangga Anak Indonesia

Indonesia adalah tanah kelahiran saya, di bumi pertiwi inilah saya tumbuh dan berkembang. Beragam cerita tentang tanah kelahiranku ini, mulai dari beragam suku dan budaya, makanan tradisional, baju adat tradisional yang beragam, flora dan fauna yang beragam, dan pulau-pulau nan cantik indah dan permai.

Indonesia adalah Negara yang besar yang terbentuk dari ribuan pulau berbagai suku juga begitu banyak ragam budaya di Indonesia, salah satu alasan saya mengapa saya bangga menjadi anak Indonesia adalah Indonesia mempunyai banyak keindahan di negeri nya baik di sektor pariwisata maupun kebudayaan nya , juga Indonesia adalah negeri yang mempunyai kekayaan alam yang begitu melimpah .

Saya juga bangga dengan begitu banyak nya kebudayaan yang ada di Indonesia semisal tari tarian daerah nya yang membuat saya tertarik untuk mempelajari nya ada tari jaipong, tari kecak, dan sebagainya .masyarakat indonesia juga begitu ramah taman terhadap orang pendatang dari negara lain yang bersedia belajar kebudayaan negara indonesia . bahkan tak sedikit turis manca negara yang ingin belajar kebudayan indonesia dari mulai lagu daerah , alat musik tradisional, dan tak sedikit pula turis manca negara yang memutuskan tinggal di negara indonesia karna ke indahan nya .

Indonesia juga mempunyai kawasan yang di jadikan sebagai salah satu keajaiban dunia yakni candi Borobudur dan juga pulau komodo yang telah di sah kan oleh badan yang berwenang di bidang nya yang menyatakan itulah salah satu keajaiban dunia yang terdapat di Negara tercinta Indonesia.
Kemudian dari sektor olahraga saya juga patut bangga dengan Negara Indonesia , misal di cabang olahraga bulu tangkis indoesia beberapa kali memenangkan kejuaraan yang di raih para atlit nya . yang saya harapkan di masa yang akan datang untuk Negara Indonesia adalah terus lah maju negeri ku di segala bidang baik olahraga,ekonomi,pendidikan,budaya, maupun yang lainnya .

Tuesday, November 11, 2014

Antar Muka Telematika

>> Head up display
pengertian :
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.

 
>> Tangible user
pengertian :
Tangible User Interface (TUI) adalah sebuah antarmuka pengguna di mana seseorang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Sebuah TUI adalah salah satu teknologi dimana pengguna berinteraksi dengan sistem digital melalui manipulasi obyek fisik terkait dan langsung mewakili kualitas sistem tersebut. Nama awal dari TUI adalah Graspable User Interface (GUI), yang tidak lagi digunakan. Ide dari TUI adalah untuk memiliki hubungan langsung antara sistem dan cara anda mengontrol melalui manipulasi fisik dengan memiliki makna yang mendasar atau hubungan langsung yang menghubungkan manipulasi fisik ke perilaku yang mereka picu pada sistem.

>> Computer vision
pengertian :
Computer Vision didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati. Cabang ilmu ini bersama Artificial Intelligence akan mampu menghasilkanVisual Intelligence System. Perbedaannya adalah Computer Vision lebih mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati. Namun komputer grafik lebih ke arah pemanipulasian gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafik komputer adalah grafik komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafik komputer 3D, pemrosesan citra, dan pengenalan pola. Grafik komputer sering dikenal dengan istilah visualisasi data.
Computer Vision adalah kombinasi antara :
  • Pengolahan Citra (Image Processing), bidang yang berhubungan dengan proses transformasi citra/gambar (image). Proses ini bertujuan untuk mendapatkan kualitas citra yang lebih baik.
  • Pengenalan Pola (Pattern Recognition), bidang ini berhubungan dengan proses identifikasi obyek pada citra atau interpretasi citra. Proses ini bertujuan untuk mengekstrak informasi/pesan yang disampaikan oleh gambar/citra.

Contoh aplikasi dari Computer Vision :

Beberapa aplikasi yang dihasilkan dari Computer Vision antara lain : 1. Psychology, AI – exploring representation and computation in natural vision
2. Optical Character Recognition – text reading
3. Remote Sensing – land use and environmental monitoring
4. Medical Image Analysis – measurement and interpretation of many types of images
5. Industrial Inspection – measurement, fault checking, process control
6. Robotic – navigation and control

>> Browsing Audio Data
pengertian :
Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Sebuah metode browsing jaringan disediakan untuk browsing video / audio data yang ditembak oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing sesuai mencakup langkah-langkah dari:
  • Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP,
  • Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi,
  • Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi dan,
  • Compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditembak oleh kamera IP, di mana server layanan menangkap video / audio data yang ditembak oleh kamera IP melalui Internet.

Browsing audio data tidak semudah browsing dokumen cetak, karena adanya sifat temporal suara. Ketika melakukan browsing terhadap dokumen, kita dapat dengan cepat mengalihkan fokus perhatian dengan membaca sepintas isi dari dokumen tersebut. Kita dapat mengetahui ukuran dan struktur dokumen, dan menggunakan memori spasial visual untuk mengingat dan mencari spesifik topik.  Namun, ketika browsing suatu rekaman audio, kita harus berulang kali memainkan dan melompati bagian tertentu, tanpa memainkannya, kita tidak bisa menyadari suara atau isinya. Kita harus mendengarkan semua stream audio untuk dapat menangkap semua isinya.
Beberapa bentuk informasi yang dapat dicari (browsed)  melalui internet, yaitu: informasi berupa teks (text/plain, text/html), image (image/gif, image/jpeg, image/png), video (video/mpeg, video/quicktime), audio (audio/basic, audio/wav) dan application (application/msword, application/octet-stream).
 

>> Speech Recognation
pengertian :
Speech recognition merupakan salah satu jenis biometric recognition,yaitu proses komputer mengenali apa yang diucapkan seseorang berdasarkan intonasi suara yang dikonversi ke dalam bentuk digital print. Pengenalan pola suara adalah salah satu aplikasi yang berkembang saat ini. Sistem ini mengijinkan kita untuk berkomunikasi antara manusia dengan memasukkan data ke komputer. Salah satu fungsinya adalah untuk meningkatkan efisiensi industri manufaktur, mengontrol mesin dengan berbicara pada mesin itu. Algoritma yang diimplementasikan untuk masalah pengenalan suara ini adalah algoritma divide and conquer. Proses awalnya adalah mengkonversi data spektrum suara ke dalam bentuk digital dan mengibah dalam bentuk diskrit.

>> Speech Syntesisi 
pengertian :
Speech synthesis adalah sebuah kemampuan bicara manusia yang dibuat oleh manusia (artificial). Sebuah sistem komputer digunakan untuk tujuan ini yang disebut sebagai speech synthesizer, dan dapat diimplementasikan ke dalam software atau hardware. Sebagai contoh sebuah sistem text-to-speech (TTS) yang dapat mengkonversikan teks dengan bahasa biasa menjadi suara. Synthesized speech dapat diciptakan dengan menggabungkan beberapa potongan-potongan dari pembicaraan/pidato yang sudah direkam dalam sebuah basis data. Kualitas dari sebuah speech synthesizer dilihat dari kemiripannya dengan suara manusia dan kemampuannya untuk bisa dipahami. Program TTS yang jelas dapat membantu orang dengan gangguan visual atau ketidakmampuan membaca, untuk mendengarkan pada pekerjaan yang tertulis dalam komputer.


Refrensi :
http://princessglad.blogspot.com/2014/11/browsing-audio-data.html
http://iindraconcept.blogspot.com/2012/11/speech-recognition-pengertian-speech_23.html
http://ranggaadhityap.blogspot.com/2011/11/speech-synthesis.html
http://riyandari.blogspot.com/2011/11/tangible-user-interface.html

Wednesday, October 22, 2014

pengetian, perkembangan, dan trend kedepan telematika

Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000. 

1. Periode Rintisan Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikanpun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunaannya masih terbatas. 

2. Periode Pengenalan Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu. 

3. Periode Aplikasi Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menanggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik, selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. 

Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi komputer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada cafe dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.  Trend Kedepan Telematika  Trend telematika pada umumnya akan berkembang dengan pesat seiring dengan berkembang teknologi informasi. Untuk berhubungan dengan user lainnya  atau mencari informasi cukup dengan melalui fasilitas telepon, internet dan televisi. Apalagi beberapa taun belakangan ini kemajuam teknologi handphone sudah cukup canggih, yang awalnya handphone hanya digunakan untuk media komunikasi sekarang bayak berbgai merk handphne yang mnyediakan fasilitas smartphone. 

Perkembangan internet juga tak kalah berkembang pesat, hampir semua orang didunia menggunakannya. Dengan kemudahan akses internet yang dimana-dimana menyediakan fasilitas wireless . mempermudah user mendapatkan informasi dan anatarmukapun makin bersahabat . Dengan segala kemudahan tersebut diharapkan user dapat dengan bijak menggunakannya dan akan terus berkembangnya teknologi sehingga akan ada harapan-harapan baru tentag masa depan yang lebih baik lagi.tem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics). 

Jadi telematika itu sendiri dapat diartikan sebagai sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Salah satu contoh telematika yaitu internet. Di lapangan dapat dicatat perkembangan yang menggembirakan dengan semakin meluasnya homepage, berkembangnya aplikasi seperti E-commerce, E-Banking, E-Brokerage, dan lain-lai. Sektor pemerintah nampaknya berkembang lamban karena kendala keuangan dan sumber daya manusia. Beberapa kelompok usaha seperti PT. Telkom, Indosat, Lippo e nett, nampaknya semakin giat untuk mengejar ketertinggalan masyarakat kita di bidang aplikasi. Aplikasi seperti E-government, tele-education, telemedicine masih dalam taraf mula yang perlu di dorong berbagai pihak.

Monday, May 12, 2014

Maaf Sobat Tanpamu Aku Tak Bisa Lanjutkan Cita Cita Kita

Suasana pekuburan ini masih sama, seperti saat aku mengantarmu ke tempat peristirahatan terakhirmu ini, aroma wangi kamboja, rindangnya pohon solobin, dua batu nisanmu, masih seperti dulu dengan setia menemani jasadmu yang kini terbaring disini, hanya cat di batu nisanmu yang sedikit pudar tersengat teriknya matahari musim kemarau tahun kemarin. Sisa hujan tadi malam masih menyisakan udara lembab dan membuat wangi kamboja ini kian menyengat.
Kulihat wanita itu masih duduk terpekur di samping batu nisan suaminya, sudah tidak terlihat lagi matanya yang sembab seperti empat tahun silam ketika dia kehilangan orang yang sangat dicintainya, mungkin sudah kering cadangan airmatanya atau memang sudah saatnya dia bisa menerima kenyataan, setelah selesai terpekur dalam khusyu’ doanya, dengan berhati-hati ia cabuti rumput liar yang mulai tumbuh di tanah bergunduk itu, seakan dia tidak ingin menggangu ketenangan tidur panjang suaminya, memang tidak banyak.. atau bisa jadi tidak mungkin bisa banyak, karena setiap sebulan sekali wanita ini pasti datang untuk sekedar kirim doa dan mencabut rumput-rumput itu, mungkin menurut ia inilah cara terbaiknya untuk menunjukan betapa masih cintanya ia kepada suaminya, cara terbaik ia untuk membalas kebaikan-kebaikan suaminya semasa dulu, atau bisa jadi ia tidak punya cara lain lagi selain dengan cara ini, aku hanya menduga tanpa berani menyimpulkan.
Aku hanya berdiri diam, aku tidak ingin karena kehadiranku jadi mengganggu suasana berkasih-kasihan sepasang makhluk beda dunia ini, akhirnya dia sadar akan kedatanganku.
“Assalamu’alaikum mas…” sapanya ramah.
“Wa’alaikum salam” balasku singkat, entah mengapa ada perasaan bersalah ketika aku berada di hadapanya, seakan peristiwa empat tahun silam kembali terulang.
“Bagaimana kabarnya mas… juga bagaimana kabar anak dan istri sampeyan?” tanyanya lagi.
“Alhamdulillah semua sehat wal ‘afiat” jawabku.
“Silahkan mas kalau mau kangen-kangenan sama mas Didik” katanya sembari menaburkan bunga di atas tanah bergunduk itu. Sungguh lega rasanya mendenagar kata-kata yang barusan keluar dari mulutnya, setidaknya aku bisa menyimpulkan kalau sekarang dia sudah benar-benar ikhlas merelakan kepergian suaminya.
“Aku pulang dulu mas… monggo dilanjut…” katanya sembari bangkit dan beranjak dari tempatnya.
“Oh… iya mbak monggo hati-hati di jalan” kataku.
Semakin lama suara langkah kaki semakin menghilang, kini tinggal aku dan dia.
“Sobat bagaimana kabarmu?” gumamku dalam hati.
“Ada banyak hal yang ingin kuceritakan kepadamu.. semenjak kepergianmu rombongan kethoprak kita bubar, aku kembali merantau karena aku merasa sudah tidak ada tempat lagi di kampung untukku, sesekali aku pulang untuk menengok keadaan keluargaku, aku kembali lagi ke duniaku yang dulu yaitu dunia proyek, di duniaku yang baru ini aku merasa menemukan kembali hidupku, atau sekedar pelarian akan hasrat ber kethoprak, kamu masih ingat Rustam dan Istrinya… sekarang dia sudah dikaruniai seoraang bayi laki-laki yang gagah, dan kamu tau tidak…? saat istrinya Rustam pentas tari gambyong dulu ternyata dia sedang hamil dan istrinya itu belum tahu kalau sedang mengandung, untung waktu itu setagennya tidak dikencangkan, coba kalau dikencangkan…” aku tersenyum sendiri membayangkan ia juga sedang tersenyum mendengar cerita konyolku ini.
“Kamu masih ingat Wijayanto yang selalu jadi Senopatiku dulu..? dia sekarang ikut istrinya ke Madura dan kemarin sempat berkirim kabar katanya dia sekarang jadi Ustadz, hebat ya…” kataku.
“Kamu ingat Istiono…? kemarin dia masuk rumah sakit karena keracunan kerang, padahal kamu tau sendiri bisa ular sekuat apapun tidak mampu meracuninya, tapi dengan kerang dia masuk rumah sakit” kucoba menceritakan lelucon ini agar dia ikut tersenyum.
“Dan masih banyak lagi cerita tentang teman-teman kita, pokoknya mereka sekarang kembali ke dunianya masing-masing, tidak ada lagi bunyi gamelan, tidak ada lagi bau asap rok*k kretek murahan bercampur aroma bedak hasil patungan di ruang ganti, panggung kita sudah roboh kawan” tak terasa beberapa bulir bening menetes jatuh di atas tanah bergunduk itu.
“Maafkan aku sobat… aku tidak bisa mewujudkan mimpi-mimpi kita tentang kethoprak yang belum tercapai, biarlah impian-impian itu ikut terkubur bersamamu…” aku menyudahi obrolan satu arah kami.

Ragam Bahasa

Pentingnya Berbahasa yang baik dan benar dalam dunia Sistem Informasi
(Ragam Bahasa)
 
Bahasa merupakan sebuah alat yang digunakan untuk berkomunikasi dari komunikator kepada komunikan dengan tujuan menyampaikan sebuah informasi. Bahasa berwujud ucapan yang digunakan seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain. Selain itu, Bahasa juga merupakan alat komunikasi yang dipakai dalam berbagai keperluan tertentu yang tidak seragam, tetapi akan berbeda-beda disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Penggunaan bahasa itu sendiri berbeda pada setiap masyarakat dan memiliki aturan yang berbeda pula pada masing-masing pemakaian bahasanya. Dalam bahasa terdapat keanearagaman bahasa yang disebut ragam. Menurut Dendy Sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tak baku. 

Dalam situasi remi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku. Keanekaragaman pemakaian bahasa inilah yang perlu diperhatikan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Karena apabila kita memahami keanekaragaman bahasa, kita dapat menyesuaikan bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan orang lain diwaktu, tempat, dan acara tertentu. Contohnya : Pada saat acara formal, penggunaan kata “aku”dan “kamu” kurang tepat  untuk acara formal karena biasanya penggunaan kata seperti ini lebih cocok untuk berkomunikasi dengan teman atau kerabat dan bersifat lebih akrab dan privasi. Namun, kita bisa mengganti kata tersebut dengan menggunakan kata yag lebih sopan yakni kata “saya” dan “anda” Dalam lingkungan yang lebih kecil lagi, yaitu di dalam dunia perkuliahan, khususnya pada bidang Sistem Informasi, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sangatlah diperlukan. Dalam Sistem Informasi itu sendiri terdapat beberapa aspek yang membutuhkan tata bahasa yang benar. Seperti halnya pada pemrograman dibutuhkan struktur bahasa yang benar sehingga dapat mempermudah dalam penerapannya. Dan dalam bidang sistem informasi juga terdapat banyak pembahasan mengenai informasi-informasi dan tekhnik pengolahannya. Tentunya akan sangat dibutuhkan olah bahasa yang baik pula untuk penyampaian sistem itu sendiri. Karena jika terjadi kesalahan bahasa dalam penyampaian informasi, hal ini akan memberi dampak buruk bagi semua penerimanya, maka dari itu penggunaan tata bahasa itu sendiri haruslah sangat diperhatikan. Jadi, kaitannya penggunaan bahasa yang baik dan benar didalam Sistem Informasi adalah apabila kita menggunakan bahasa yang baik dan benar dalam sistem informasi, hal ini akan memudahkan pengolahan informasi untuk dapat diterima oleh system itu sendiri dan orang lain dan untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam menerima sebuah informasi. Karena sistem informasi membutuhkan tata bahasa yang baik untuk penerapannya dalam penyampaian informasi. Jika terjadi kesalahan dalam struktur bahasa, penyampaian informasi ini tidak akan tersampaikan dengan baik.

Kesimpulan : Penggunaan bahasa yang baik dan benar sangatlah penting dalam bidang apapun, karena untuk mengindari terjadinya kesalahpahaman dalam menerima sebuah informasi atau pesan. Jika terdapat kesalahan dalam penggunaannya, hal ini akan menimbulkan informasi yang disampaikan tidak dapat diterima dengan baik oleh penerima pesan. Begitupula dengan system informasi, apabila kita menggunakan struktur tata bahasa yang kurang baik, hal ini sangat menyulitkan untuk memproses maksud dari informasi tersebut. Sehingga informasi yang dibuat tidak tersampaikan dengan baik. Oleh karena itu, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sangatlah diperlukan untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman dalam penangkapan informasi. Dan informasi dapat diterima dengan baik oleh penerima pesan.

Sumber :

http://tisnajelek.blogspot.com/2013/10/pentingnya-berbahasa-yang-baik-dan.html

Monday, March 24, 2014

Artikel mengapa makanan tidak boleh ditiup?

Makanan kok ditiup?
oleh : Aulia Aprianne Putri

“ Sejak pagi hujan tak kunjung berhenti, dingin terasa menusuk tulang. Sang adik berusia 3 tahun berkata “ umi, aku lapar. ” umi pun menjawab, “ sabar ya sayang, umi buatkan makanan “. Karena cuaca yang dingin, umi berinisiatif untuk membuatkan sup cream agar menghangatkan suhu tubuh buah hatinya. Setelah sup pun sudah selesai dimasak, sang adik segera menyantap dimeja makan. Tak lupa berdoa sebelum makan. Lalu, umi pun bersiap menyuapi buah hatinya. Ia pun meniup-niup sup itu supaya tidak begitu panas jika dimakan oleh anaknya.”
Demikian sekutip cerita mengenai kebiasaan yang sering kita lakukan. Tidak hanya pada orang dewasa saja yang terbiasa meniup ketika minum teh pada pagi hari , tetapi sampai anak-anak pun terbiasa untuk melakuakan hal serupa, baik meniup makanan atau minuman untuk mendinginkan sebelum dikonsumsi.
Secara logika meniup makanan atau minuman adalah suatu kegiatan mengeluarkan zat kimia berupa gas karbondioksida (CO2) terhadap makanan yang ingin kita makan. Dan fase gas karbondioksida ini merupakan hasil respirasi dari tubuh yang mengandung racun. Sehingga kegiatan meniup dapat berbahaya bagi kesehatan.
Pada saat kita meniup tidak hanya mengeluarkan gas hasil pernafasan saja. Mulut juga akan mengeluarkan uap air dan berbagai partikel yang ada dari dalam rongga mulut. Paling mudah dideteksi adalah nafas atau bau mulut juga sering tercium. Bau mulut ini mengindikasikan ada partikel yang juga dikeluarkan dari mulut.
Partikel ini dapat berasal dari sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi, selain itu dapat juga berupa mikroorganisme yang hidup di rongga mulut. Mikroorganisme ini kadang bersifat merugikan dan bersifat sebagai pathogen. Hal inilah yang harus dihindari supaya jangan terbawa sehingga karena berupa partikel padatan akan dapat menempel dan mengkontaminasi pada makanan yang ditiup
Dan tak tertinggal, dari pihak lain yaitu alasan dari etik sosial, dimana meniup makanan memang di beberapa daerah, memang tidak dianjurkan. Jadi kalau kalian sedang makan makanan atau minuman yang panas, tentu saja bersabarlah dulu sebentar sehingga menjadi berkurang temperaturnya dan mulut dapat menerima masuk.
Benarkah cara demikian?
Terlintas memang tak terpikir apakah meniup-niup makanan itu sehat atau tidak bagi kesehatan? Tetapi islam mengajarkan kita, Sebagaimana dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan “Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”. (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).
Lalu apa maksud dari hadist tersebut? Nabi memang melarang umatnya untuk meniup-niup makanan dan minuman panas? Loh, kalo gitu memang ga bagus dong makanan atau minuman ditiup-tiup? Tapi Nabi ga melarang kita mengipasi makanan. Berarti yang ga boleh itu meniup-niupnya kan?. Memang kenapa, nafasnya bikin makanan jadi bau? Atau takut berpenyakit?
Tetapi bukan, bedanya angin dari kipas angin dengan nafas manusia adalah komponen CO2 dan H20nya. Apa masalahnya dengan adanya 2 komponen ini? Sebenernya yang bermasalah bukan pada airnya tapi pada komponen yg berada di air.
Ingat kapur tohor? Waktu SD pernah ada percobaan kapur tohor dilarutkan dalam air lalu dicelupkan sedotan dalam air dan ditiup. Bagimana hasilnya? Ya, airnya menjadi keruh. Apa sebenarnya yg terjadi?
Kapur tohor (CaO) apabila ditiup oleh nafas manusia, bereaksi dengan CO2 dalam nafas, akan menjadi batu kapur (CaCO3). Masalahnya, batu kapur ini salah satu dari 4 batu ginjal yang paling sering ditemui. Kita ga pernah tau apakah air tersebut mengandung kapur tohor atau ga, tapi minimal dengan menghindari meniup-niup makanan dan minuman, kita mengurangi resiko terkena batu ginjal jenis kapur tersebut.
Dari segi kimiawi
Dengan diperkuat pendapat dari salah satu ahli kimia di Indonesia, ada yang menjelaskan secara teori bahwa: apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan CO2 yaitu carbon dioxide, yang apabila bercampur dengan air H20, akan menjadi H2CO3 (asam karbonat), yaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi acidic.
H2O + CO2 => H2CO3
Alasan yang dikemukakan adalah bahwa secara kimia napas manusia mengeluarkan CO2 dan gas ini dapat terlarut ke dalam air. Jika CO2 bereaksi pada makanan menghasilkan asam karbonat, lalu karbondioksida dari mulut kita akan berikatan dengan uap air dari makanan dan menghasilkan asam karbonat yang akan mempengaruhi tingkat keasaman dalam darah kita sehingga akan menyebabkan suatu keadaan dimana darah kita akan menjadi lebih asam dari seharusnya sehingga pH dalam darah menurun, keadaan ini lebih dikenal dengan istilah asidosis.
Seiring dengan menurunnya pH darah, pernafasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat sebagai usaha tubuh untuk menurunkan kelebihan asam dalam darah dengan cara menurunkan jumlah karbon dioksida.
Pada akhirnya, ginjal juga berusaha mengkompensasi keadaan tersebut dengan cara mengeluarkan lebih banyak asam dalam air kemih. Tetapi kedua mekanisme tersebut tidak akan berguna jika tubuh terus menerus menghasilkan terlalu banyak asam, sehingga terjadi asidosis berat. Sejalan dengan memburuknya asidosis, penderita mulai merasakan kelelahan yang luar biasa, rasa mengantuk, semakin mual dan mengalami kebingungan. Bila asidosis semakin memburuk, tekanan darah dapat turun, menyebabkan syok, koma dan bahkan kematian
Jangan menyesal kemudian karena hal sepele. Sehat itu mahal harganya itulah slogan yang sering terlontarkan. Mari kita biasakan budaya yang sehat agar menunda bibit penyakit dan kita bias beraktivitas dengan maksimal. Jangan menyesal kemudian karena hal sepele. Jadi, sekarang lebih baik menunggu dan bersabar menyantap makanan ya.
Referensi :
http://klikbelajar.com/pelajaran-sekolah/pelajaran-kimia/bahaya-meniup-makanan-dan-minuman-yang-masih-panas/

Friday, February 7, 2014

contoh proposal

ini adalah contoh dari proposal DREAMDELION SEHAT - MARBEL
silahkan membuka link tersebut untuk membacanya :)


semoga bermanfaat yaaa :)

Monday, January 27, 2014

Cara membuat proposal

Cara Membuat Proposal dan tahapan dalam membuat sebuah program event atau kegiatan, bisa dilakukan langkah-langkah berikut :

-          Menentukan ide dan konsep
Dalam hal ini semua orang pasti memiliki ide dari inspirasi sesuatu atau imajinasi yang tiba-tiba muncul dibenaknya. Catat dan buatlah tulisan untuk merangkai ide-ide anda lebih baik sampai menjadi konsep dasar program event yang akan anda buat. Kalau memiliki banyak ide dan konsep alangkah lebih baik pula, yang penting dicatat bisa pada selembar kertas atau diketik. Usahakan ide dan konsep anda sederhana tidak perlu yang besar tapi cantik dan menarik.

-          Mengumpulkan teman
Lakukan sharing kepada teman yang sudah dibentuk dalam format kecil, artinya tidak terlalu banyak orang cukup tiga atau lima orang akan lebih baik. Terbukti terjadi event di yogyakarta yaitu Ngayogjazz hanya dibentuk dari 3 orang konseptor justru event-nya besar. Gunakanlah jaringan sosial lebih baik tanpa harus melibatkan banyak orang menjadi konseptor karena nantinya akan panjang perwujudannya. Tapi ingat kerja tim solid itu yang membuahkan hasil lebih optimal.

-          Pembagian Job description
Ini sangat penting untuk menentukan siapa saja yang akan bekerja dan membantu kegiatan ini berjalan lancar. Usahakan pembagian job sesuai dengan kemampuan dan kapasitas anggota dan tim lainnya tanpa saling berebut atau menolak satu sama lain.

-          Membuat proposal
Pembuatan proposal ini merupakan kunci utama atau bisa dibilang ‘surat sakti’ yang akan mengantar program kegiatan anda memperoleh donasi yang cukup untuk kegiatan anda. Buatlah proposal yang menarik dan menggunakan bahasa yang baik serta penjelasan yang detail namun mengerucut pada konsep yang dibuat. Tidak perlu panjang tapi jelas, karena kalau terlalu panjang juga sponsor atau investor akan susah memahami program anda. Design proposal juga tidak perlu kaku bisa dibuat semenarik mungkin mengikuti konsep program yang akan diadakan, karena pada masa sekarang terlalu formal atau kaku juga susah untuk dilirik para sponsorship.

-          Cek and ricek
Lakukan penyebaran proposal pada titik-titik sponsorship yang telah menjadi sasaran, usahakan tidak hanya satu sponsor tapi lebih dari itu. Ini berfungsi untuk memperoleh peluang lebih baik jika ada sepuluh sponsor yang dibidik kemungkinan akan ada dua atau tiga yang akan merestui program kegiatan anda. Setelah semua diajukan pada sponsor berikut lembar surat pengantarnya maka hal yang dilakukan adalah melakukan cek dan ricek setiap saat untuk memastikan keputusan sponsor. Lakukan terus berulang-ulang untuk melakukan komunikasi dengan calon sponsor, jika ada satu yang mengatakan ‘tidak’ ajukan ke tempat lain yang memungkinkan untuk diberi proposal.

-          Pelaksanaan
Setelah semua dilalui dan mendapatkan sponsor yang diinginkan, maka pastikan pelaksanaan juga harus berjalan lancar. Lakukan koordinasi dengan tim lain agar kegiatan tidak ada hambat, ingat komunikasi antar tim sangat penting karena akan menunjang kegiatan berhasil.
Dalam proses pembangunan usaha untuk mendapatkan investor atau sedang mengikuti program kewirausahaan pada instansi yang melombakan juga sama halnya tahapan diatas diperlukan. Tahapan diatas akan sangat perlu dilakukan bagi calon wirausaha dan pembuat program event. Berikut juga tahapan format proposal yang sudah lazim digunakan oleh beberapa orang dalam memperoleh sponsorship:

1. Nama proposal (judul)
Buatlah halaman judul proposal semenarik mungkin dengan design yang cantik, selain itu judul proposal harus menarik pula sesuai dengan konsep yang dijalankan.

2.  Pendahuluan
Menjelaskan mengenai konsep dan ide awal menentukan program atau usaha dengan bahasa yang baku dan baik namun dapat membius pembaca untuk mengantar pada halaman selanjutnya. Gunakanlah halaman ini sebaik mungkin untuk menjelaskan kemauan anda pada program kegiatan yang akan berlangsung karena bab ini menentukan awal proposal di baca sampai akhir.

3. Tujuan dan manfaat (VISI MISI)
Pada bab ini menunjukkan tujuan dari kegiatan program yang berlangsung berikut manfaat atau damapak yang dihasilkan dari program kegiatan nantinya. Kalau pada proposal usaha akan lebih baik dengan sebutan visi dan misi, yaitu menjelaskan tujuan anda melalui misi dan pandangan ke depan keberhasilan usaha melalui visi yang disampaikan.

4. Jenis dan bentuk kegiatan
Penjelasan singkat mengenai jenis program kegiatan yang dijalankan dan akan berbentuk seperti apakah nantinya. Inti dari bab ini menjelaskan gambaran singkat dari kegiatan yang akan berlangsung.

5. Pelaksanaan
Pada bab ini menentukan pelaksanaan akan dilakukan ditempat seperti apa dan pada waktu yang telah disepakati oleh panitia. Kalau dalam proposal usaha pelaksanaan cukup ditulis gambaran singkat program usaha yang dikembangkan nantinya dalam jangka waktu tertentu.

6. Tim kerja
Merupakan daftar tim panitia atau susunan tim pelaksana dalam kegiatan yang akan berlangsung

7. Anggaran dana
Merupakan pengeluaran yang akan dipakai untuk kegiatan yang akan berlangsung, buatlah rincian anggaran sesuai dengan fakta dilapangan tidak perlu dibuat-buat.

8. Bentuk kerjasama
Berikan form kerja sama pada sponsorship yang akan mendonasikan uangnya untuk kegiatan anda, buatlah jenis dan bentuk kesepakatan sesuai dengan keputusan rapat anggota. Membuat kesepakatan kerjasama diusahakan jangan merugikan kedua belah pihak berikanlah keuntungan yang didapat baik bagi panitia pelaksana maupun sponsorship.

9. Penutup
Penjelasan mengenai kesimpulan dari proposal yang telah di tulis dengan harapan-harapan agar sponsor mau bekerjasama.

10. Lampiran
Jika ada catatan panjang yang lebih detail misal profil kelompok atau foto dan video dapat dilampirkan pada bagian paling belakang
Perlu diperhatikan dalam membuat proposal satu bendel juga harus dilampirkan satu lembar surat pengantar, ini berfungsi sebagai etika untuk mengajukan sesuatu.

Tuesday, December 31, 2013

Tulisan Outline

Belajar membuat Outline

Berita langsung adalah berita yang ditulis untuk mewartakan peristiwa secara cepat. Tujuannya agar suatu peristiwa dapat sesegera mungkin dihadirkan kepada pembaca. Untukdapat menulis berita langsung pewarta harus memiliki keterampilan menulis cepat, tanpa meninggalkan unsur kelengkapan berita dan keberimbangan narasumber.

Untuk membuat berita langsung yang cepat dan lengkap, Anda harus membiasakan diri menulis garis besar berita (outline) dengan teliti. Untuk menyusun garis besar, cepatlah pilih segi (angle) berita yang ingin Anda tulis. Misalnya, apakah Anda akan mengutamakan isi kejadian atau runtutan kejadian. Perhatikan contoh berikut ini:
Anda akan meliput panen kolam lele di Desa Wonolelo. Sebelum pergi meliput, tuliskan pertanyaan yang akan Anda diajukan dalam secarik kertas. Misalnya, 
(1) Tiap berapa bulan panen lele dilakukan; 
(2) Berapa jumlah kolam yang akan dipanen; 
(3) Berapa kilogram hasil panen tiap kolam; 
(4) Berapa kilogram benih yang dikembangbiakan sebelumnya; 
(5) Berapa harga jual lele perkilogram; 
(6) Bagaimana cara memanen lele yang tepat.

Selain itu pewarta selalu memperhatikan unsur 5W+1H, yaitu apa yang terjadi (what), di mana kejadiannya (where ), Kapan terjadinya (when), Siapa yang terlibat dalam kejadian (who), Mengapa peristiwa itu terjadi (why), dan Bagaimana kejadiannya (how). Berita langsung ditulis dengan teknik piramida terbalik, informasi yang paling penting ditulis pada awal berita.
Lalu susun dengan cara berikut ini.

1. Paragraf pertama disebut dengan teras berita. Teras berita berisi materi yang paling penting dari peristiwa. Buatlah 2 hingga 4 kalimat yang memuat unsur apa kejadiannya, di mana kejadiannya, siapa yang terlibat dalam kejadian tersebut dan kapan kejadiannya. Misalnya:
Musim panen lele di Desa Wonolelo, Pleret, Bantul telah tiba (15/4/2009). Lima kolam berukuran 5 x 10 meter yang dikelola Forum Warga Wonolelo menghasilkan lima ton lele. Peternak memperoleh pemasukan hingga hingga  50 juta rupiah.

Apa kejadiannya = panen lele di 5 kolam menghasilkan 50 juta rupiah.
Di mana kejadiannya = Desa Wonolelo, Pleret, Bantul
Kapan kejadiannya = 15/4/2009 artinya 15 April 2009
Siapa yang terlibat = Forum Warga wonolelo

2. Uraikan informasi dalam paragraf pertama dengan satu paragraf lanjutan yang berisi kalimat pernyataan. Misalnya
Petani lele di Desa Wonoleo selalu memanen kolamnya setiap empat bulan. Menurut Muhidin (45), Ketua Forum Warga Wonolelo, petani akan merugi bila lele dipanen terlalu lama sebab harga jualnya murah.

3. Tulislah kalimat berbentuk kutipan langsung dari narasumber. Usahakan atribut narasumber telah ditulis dalam paragraf sebelumnya.

“Pembeli menyukai lele berukuran sedang. Satu kilogram berisi 6-7 lele. Bila ukuran lele terlalu besar atau kecil harganya jatuh,” ujarnya.

4. Lanjutkan tulisan dengan penajaman informasi. Penajaman dapat dilakukan dengan mencari narasumber yang berpendapat berbeda atau menguatkan. Ingat, Anda tetap harus memperhatikan isi teras berita. Misalnya tentang penjualan hasil panen yang mencapai 50 juta.
Hal senada diakui oleh Waginah (36), Pedagang Pecel Lele Monggo Kerso di Jalan Pleret. Setiap dua hari sekali ia membeli lele langsung dari kolam sebanyak 10 kilogram. Selain karena lele yang dibelinya selalu segar, harga belinya seperti harga lebih murah karena pemilik kolam masih tetangganya.

5. Kutiplah pendapat narasumber lain agar berita yang Anda tulis mengandung unsur berimbang.
“Pembeli menyukai ukuran lele sedang karena rasa lelenya lebih enak. Saya juga lebih mudah menetapkan harga,” ujar Waginah seraya menebar senyum.

6. Buatlah paragraf penutup yang berisi kesimpulan.
Usaha kolam lele yang dikembangkan Forum Warga Wonolelo mampu menumbuhkan perekonomian warga setempat. Dari penjualan hasil panen, setiap anggota mendapat hasil bagi keuntungan sebesar 2,5 juta rupiah. Sisanya dipergunakan untuk pembelian benih, makanan ikan, perbaikan kolam, dan kas kelompok (YS).

7. Lalu buatlah judul yang tepat.
Lele Sumber Ekonomi Warga Wonolelo

8. Lalu susunlah paragraf yang telah dibuat berdasarkan urutannya.
Lele Sumber Ekonomi Warga Wonolelo
Musim panen lele di Desa Wonolelo, Pleret, Bantul telah tiba (15/4/2009). Lima kolam berukuran 5 x 10 meter yang dikelola Forum Warga Wonolelo menghasilkan lima ton lele. Peternak memperoleh pemasukan hingga hingga  50 juta rupiah.
Petani lele di Desa Wonoleo selalu memanen kolamnya setiap empat bulan. Menurut Muhidin (45), Ketua Forum Warga Wonolelo, petani akan merugi bila lele dipanen terlalu lama sebab harga jualnya murah.
“Pembeli menyukai lele berukuran sedang. Satu kilogram berisi 6-7 lele. Bila ukuran lele terlalu besar atau kecil harganya jatuh,” ujarnya.
Sebagian besar pembeli lele yang dikembangbiakan oleh Forum Warga adalah pedagang di pasar kecamatan dan kabupaten. Muhidin mengatakan petani lele Forum warga Wonolelo memiliki 40 pelanggan yang biasa membeli lele antara 2 kwintal hingga satu ton. Selain pelanggan besar, ada juga pembeli yang berasal dari warga setempat yang berdagang pecel lele kali lima di sepanjang jalan Pleret-Wonolelo.
Hal senada diakui oleh Waginah (36), Pedagang Pecel Lele Monggo Kerso di Jalan Pleret. Setiap dua hari sekali ia membeli lele langsung dari kolam sebanyak 10 kilogram. Selain karena lele yang dibelinya selalu segar, harga belinya seperti harga lebih murah karena pemilik kolam masih tetangganya.
“Pembeli menyukai ukuran lele sedang karena rasa lelenya lebih enak. Saya juga lebih mudah menetapkan harga. Pokoknya, harga pas dengan kantong pembeli,” ujar Waginah seraya menebar senyum.
Usaha kolam lele yang dikembangkan Forum Warga Wonolelo mampu menumbuhkan perekonomian warga setempat. Dari penjualan hasil panen, setiap anggota mendapat hasil bagi keuntungan sebesar 2,5 juta rupiah. Sisanya dipergunakan untuk pembelian benih, makanan ikan, perbaikan kolam, dan kas kelompok (YS).

9. Latihlah keterampilan menulis Anda secara rutin.
 
refrensi :
http://buruhmigran.or.id/2010/04/07/tutorial-menulis-berita-langsung/

Friday, November 22, 2013

Tugas08

Kerangka - kerangka outline

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada umumnya kerangka karangan merupakan rencana garis besar karangan berdasarkan tingkat kepentingannya (teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan), serta pedoman bagi pembaca untuk mengetahui isi suatu karangan. Kerangka karangan yang belum final disebut outline sementara, sedangkan kerangka karangan yang sudah tersusun rapi dan lengkap disebut outline final. Didalam Bahasa Indonesia penulisan kerangka karangan membantu penulis untuk melihat gagasan-gagasan dalam sekilas pandang, sehingga dapat dipastikan apakah susunan dan hubungan timbal-balik antara gagasan-gagasan itu sudah tepat, apakah gagasan-gagasan itu sudah disajikan dengan baik, harmonis dalam perimbangannya.
Kerangka karangan merupakan miniatur atau prototipe dari sebuah karangan. Dalam bentuk miniatur ini karangan tersebut dapat diteliti, dianalisis, dan dipertimbangkan secara menyeluruh, bukan secara terlepas-lepas.
1.2 Batasan Masalah
Kerangka karangan banyak dipergunakan didalam setiap pembuatan penulisan karya ilmiah sehingga banyak ketentuan yang harus dilakukan untuk pembuatan penulisan tersebut. Untuk itu Penulis hanya membatasi penulisan ini pada pola susunan secara garis besar, macam–macam dan syarat pembuatan outline (kerangka karangan).
1.3 Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui bagaimana pola susunan outline (kerangka karangan) secara garis besar.
2. Untuk mengetahui macam-macam outline (kerangka karangan) berdasar sifat rinciannya dan berdasar perumusan teksnya.
3. Untuk mengetahui syarat outline (kerangka karangan) yang baik.
1.4 Metode Penelitian
Metode yang digunakan penulis dalam mencari atau mengumpulkan data ini menggunakan metode kepustakaan. Dimana metode ini pengumpulan data dengan cara mengkaji dan menelaah data dari internet.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Outline (Kerangka karangan)
Berikut ini pengertian dari outline (kerangka karangan) adalah sebagai berikut :
2.1.1 Pengertian Outline
Pengertian Outline menurut bahasa adalah : kerangka, regangan, gari besar, atau guratan. Jadi Outline merupakan rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan digarap dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur.
2.1.2 Pengertian Karangan
Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi.
2.1.3 Pengertian Kerangka Karangan
Kerangka karangan adalah rencana teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan. Kerangka karangan yang belum final di sebut outline sementara sedangkan kerangka karangan yang sudah tersusun rapi dan lengkap disebut outline final.
Kerangka karangan merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas,susunan sistematis dari pikiran-pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan.
Kerangka karangan merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas, susunan sistematis dari pikiran-pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan, atau dapat juga didefinisikan sebagai satu metode dalam pembuatan karangan yang mana topiknya dipecah kedalam sub-sub topik dan mungkin dipecah lagi kedalam sub-sub topik yang lebih terperinci.
2.2 Manfaat Outline (Kerangka Karangan)
a. Untuk menjamin penulisan bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
b. Untuk menyusun karangan secara teratur. Kerangka karangan membantu penulis untuk melihat gagasan-gagasan dalam sekilas pandang, sehingga dapat dipastikan apakah susunan dan hubungan timbal-balik antara gagasan-gagasan itu sudah tepat, apakah gagasan-gagasan itu sudah disajikan dengan baik, harmonis dalam perimbangannya.
c. Memudahkan penulis menciptakan klimaks yang berbeda-beda. Setiap tulisan dikembangkan menuju ke satu klimaks tertentu. Namun sebelum mencapai klimaks dari seluruh karangan itu, terdapat sejumlah bagian yang berbeda-beda kepentingannya terhadap klimaks utama tadi. Tiap bagian juga mempunyai klimaks tersendiri dalam bagiannya. Supaya pembaca dapat terpikat secara terus menerus menuju kepada klimaks utama, maka susunan bagian-bagian harus diatur pula sekian macam sehingga tercapai klimaks yang berbeda-beda yang dapat memikat perhatian pembaca.
d. Menghindari penggarapan topik dua kali atau lebih. Ada kemungkinan suatu bagian perlu dibicarakan dua kali atau lebih, sesuai kebutuhan tiap bagian dari karangan itu. Namun penggarapan suatu topik sampai dua kali atau lebih tidak perlu, karena hal itu hanya akan membawa efek yang tidak menguntungkan; misalnya, bila penulis tidak sadar betul maka pendapatnya mengenai topik yang sama pada bagian terdahulu berbeda dengan yang diutarakan pada bagian kemudian, atau bahkan bertentangan satu sama lain. Hal yang demikian ini tidak dapat diterima. Di pihak lain menggarap suatu topik lebih dari satu kali hanya membuang waktu, tenaga, dan materi. Kalau memang tidak dapat dihindari maka penulis harus menetapkan pada bagian mana topik tadi akan diuraikan, sedangkan di bagian lain cukup dengan menunjuk kepada bagian tadi.
e. Memudahkan penulis mencari materi pembantu. Dengan mempergunakan rincian-rincian dalam kerangka karangan penulis akan dengan mudah mencari data-data atau fakta-fakta untuk memperjelas atau membuktikan pendapatnya. Atau data dan fakta yang telah dikumpulkan itu akan dipergunakan di bagian mana dalam karangannya itu.
Bila seorang pembaca kelak menghadapi karangan yang telah siap, ia dapat menyusutkan kembali kepada kerangka karangan yang hakekatnya sama dengan apa yang telah dibuat penggarapnya. Dengan penyusutan ini pembaca akan melihat wujud, gagasan, struktur, serta nilai umum dari karangan itu. Kerangka karangan merupakan miniatur atau prototipe dari sebuah karangan. Dalam bentuk miniatur ini karangan tersebut dapat diteliti, dianalisis, dan dipertimbangkan secara menyelurih, bukan secara terlepas-lepas.
2.3 Pola Susunan Outline (Kerangka Karangan)
Secara garis besar, pola kerangka karangan dibagi menjadi dua yaitu pola alamiah dan pola logis, berikut akan di jelaskan secara singkat pola susunan kerangka karangan.
1. Pola Alamiah
Merupakan suatu urutan unit–unit kerangka karangan sesuai dengan keadaan yang nyata di alam. Disebut pola alamiah karena memakai pendekatan berdasarkan faktor alamiah yang esensial. Pola alamiah mengikuti keadaan alam yang berdimensi ruang dan waktu.
Pola alamiah dapat terbagi menjadi 3 yaitu :
a. Kronologis (waktu)
Urutan yang di dasarkan pada runtunan peristiwa atau tahap-tahap kejadian. Biasanya tulisan seperti ini kurang menarik minat pembaca.
Contohnya : Topik (riwayat hidup seorang penulis)
· asal usul penulis
· pendidikan si penulis
· kondisi kehidupan penulis
· keinginan penulis
· karir penulis
b. Spasial (ruang)
Landasan yang paling penting, bila topik yang di uraikan mempunyai pertalian yang sangat erat dengan ruang atau tempat . Urutan ini biasanya di gunakan dalam tulisan–tulisan yang bersifat deskriptif .
Contohnya : Topik (hutan yang sering mengalami kebakaran)
· Di daerah Kalimantan
· Di daerah Sulawesi
· Di daerah Sumatra
c. Topik yang ada
Suatu pola peralihan yang dapat di masukkan dalam pola alamiah adalah urutan berdasarkan topik yang ada . Suatu peristiwa sudah di kenal dengan bagian–bagian tertentu . Untuk menggambarkan hal tersebut secara lengkap, mau tidak mau bagian–bagian itu harus di jelaskan berturut–turut dalam karangan itu, tanpa mempersoalkan bagian mana lebih penting dari lainnya, tanpa memberi tanggapan atas bagian–bagiannya itu.
2. Pola Logis
Tanggapan yang sesuai dengan jalan pikiran untuk menemukan landasan bagi setiap persoalan, mampu di tuang dalam suatu susunan atau urutan logis . Urutan logis sama sekali tidak ada hubungan dengan suatu ciri yang intern dalam materinya, tetapi erat dengan tanggapan penulis.
Dinamakan pola logis karena memakai pendekatan berdasarkan jalan pikir atau cara pikir manusia yang selalu mengamati sesuatu berdasarkan logika. Pola logis dapat dibagi menjadi 6, yaitu :
a. Klimaks dan Antiklimaks
Urutan ini timbul sebagai tanggapan penulis yang berpendirian bahwa posisi tertentu dari suatu rangkaian merupakan posisi yang paling tinggi kedudukannya atau yang paling menonjol.
Contoh : Topik (turunnya Suharto)
· Keresahan masyarakat
· Merajalela nya praktek KKN
· Keresahan masyarakat
· Kerusuhan social
· Tuntutan reformasi menggema
b. Kausal
Mencakup dua pola yaitu urutan dari sebab ke akibat dan urutan akibat ke sebab . Pada pola pertama suatu masalah di anggap sebagai sebab, yang kemudian di lanjutkan dengan perincian–perincian yang menelusuri akibat–akibat yang mungkin terjadi. Urutan ini sangat efektif dalam penulisan sejarah atau dalam membicarakan persoalan–persoalan yang di hadapi umat manusia pada umumnya.
Contoh : Topik (krisis moneter melanda tanah air)
· Tingginya harga bahan pangan
· Penyebab krisis moneter
· Dampak terjadi krisis moneter
· Solusi pemecahan masalah krisis moneter
c. Pemecahan Masalah
Di mulai dari suatu masalah tertentu, kemudian bergerak menuju kesimpulan umum atau pemecahan atas masalah tersebut . Sekurang-kurangnya uraian yang mempergunakan landasan pemecahan masalah terdiri dari tiga bagian utama, yaitu deskripsi mengenai peristiwa atau persoalan tadi, dan akhirnya alternatif–alternatif untuk jalan keluar dari masalah yang di hadapi tersebut.
Contoh : Topik (virus flu babi / H1N1 dan upaya penanggulangannya)
· Apa itu virusH1N1
· Bahaya virus H1N1
· Cara penanggulangannya
d. Umum khusus
Dimulai dari pembahasan topik secara menyeluruh (umum), lalu di ikuti dengan pembahasan secara terperinci (khusus).
Contoh : Topik (pengaruh internet)
· Para pangguna internet
o Anak–anak
o Remaja
o Dewasa
· Manfaat internet
o Media informasi
o Bisnis
o Jaringan social
o Dan lain–lain
e. Familiaritas
Urutan familiaritas dimulai dengan mengemukakan sesuatu yang sudah di kenal, kemudian berangsur–angsur pindah kepada hal–hal yang kurang di kenal atau belum di kenal. Dalam keadaan–keadaan tertentu cara ini misalnya di terapkan dengan mempergunakan analogi.
f. Akseptabilitas
Urutan akseptabilitas mirip dengan urutan familiaritas. Bila urutan familiaritas mempersoalkan apakah suatu barang atau hal sudah dikenal atau tidak oleh pembaca, maka urutan akseptabilitas mempersoalkan apakah suatu gagasan di terima atau tidak oleh para pembaca, apakah suatu pendapat di setujui atau tidak oleh para pembaca
2.4 Macam-macam Outline (Kerangka Karangan)
A. Berdasar Sifat Rinciannya:
1) Kerangka Karangan Sementara / Non-formal
Cukup terdiri atas dua tingkat, dengan alasan:
a) Topiknya tidak kompleks
b) Akan segera digarap
2) Kerangka Karangan Formal:
Terdiri atas tiga tingkat, dengan alasan:
a) Topiknya sangat kompleks
b) Topiknya sederhana, tetapi tidak segera digarap
Cara kerjanya:
Rumuskan tema berupa tesis, kemudian pecah-pecah menjadi sub-ordinasi yang dikembangkan untuk menjelaskan gagasan utama. Tiap sub-ordinasi dapat dirinci lebih lanjut. Tesis yang dirinci minimal tiga tingkat sudah dapat disebut Kerangka Karangan Formal.
Contoh keranka karangan formal, perhatikan contoh dibawah ini :
Topik : Penggunaan kompor briket batubara
Judul : Dilema Penggunaan Kompor Briket Batubara dan Penanggulangannya
Tujuan : Memperoleh jalan keluar dari dilema penggunaan kompor briket batubara dengan meningkatnya pencemaran
Rumusan Masalah : Upaya apa yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar tanpa menimbulkan masalah baru.
Aspek yang diteliti :
a. kebutuhan bahan bakar masyarakat Indonesia
b. sumber bahan bakar di Indonesia
c. cadangan bahan bakar di Indonesia
d. kenyataan yang terjadi di masyarakat saat ini berkaitan dengan kebutuhan dan penggunaan bahan bakar batubara sebagai bahan bakar alternatif
e. efek negatif batubara sebagai bahan bakar alternatif
f. jalan keluar atas dilema penggunaan kompor briket batubara
Metode Penelitian :
studi pustaka survey melalui wawancara dan penyebaran angket
Literatur :
Cinningham, W.P. & B.W. Saigo. 1999. Environmental Science: a global concern.
Fifth edition. Mc Graw, Boston
Kupchella, C.E. & M.C.Hyland. 1993. Environmental Science: Living in the
environment. Brooks Cole Publishing company, Pacific Grove, CA.
Raven, P.H., L.R. Berg & G.B.Johnsons. 1998. Environment. Second Edition.
Saunders College Publishing, Forthworth, FL.
Tribun Bandung, Minggu (16 Oktober 2005), hal. 2
B. Berdasar Perumusan Teksnya
1) Kerangka Kalimat
2) Kerangka Topik
3) Gabungan antara Kerangka Kalimat dan Kerangka Topik
2.5 Syarat Kerangka Karangan yang baik
a. Tesis atau pengungkapan maksud harus jelas.
Pilihlah topik yang merupakan hal yang khas, kemudian tentukan tujuan yang Jelas. Kemudian buatlah tesis atau pengungkapan maksud.
b. Tiap unit hanya mengandung satu gagasan.
Bila satu unit terdapat lebih dari satu gagasan, maka unit tersebut harus dirinci.
c. Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide atau pikiran itu tergambar jelas.
d. Harus menggunakan simbol yang konsisten.
Pada dasarnya untuk menyusun karangan dibutuhkan langkah-langkah awal untuk membentuk kebiasaan teratur dan sistematis yang memudahkan kita dalam mengembangkan karangan.
2.6 Langkah-langkah menyusun karangan satu per satu:
1. Menentukan tema dan judul
Tema adalah pokok persoalan, permasalahan, atau pokok pembicaraan yang mendasari suatu karangan.
Judul adalah kepala karangan. Misalkan tema cakupannya lebih besar dan menyangkut pada persoalan yang diangkat sedangkan judul lebih pada penjelasan awal (penunjuk singkat) isi karangan yang akan ditulis.
2. Mengumpulkan bahan
Bahan yang menjadi bekal dalam menunjukkan eksistensi tulisan, banyak cara mengumpulkannya, masing-masing penulis mempunyai cara masing - masing sesuai juga dengan tujuan tulisannya.
3. Menyeleksi bahan
Agar tidak terlalu bias dan abstrak, perlu dipilih bahan-bahan yang sesuai dengan tema pembahasan. polanya melalui klarifikasi tingkat urgensi bahan yang telah dikumpulkan dengan teliti dan sistematis.
Berikut ini petunjuk – petunjuknya :
1. Catat hal penting semampunya.
2. Jadikan membaca sebagai kebutuhan.
3. Banyak diskusi, dan mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah.
4. Membuat kerangka
Kerangka karangan menguraikan tiap topik atau masalah menjadi beberapa bahasan yang lebih fokus dan terukur.
Kerangka karangan belum tentu sama dengan daftar isi, atau uraian per bab. kerangka ini merupakan catatan kecil yang sewaktu-waktu dapat berubah dengan tujuan untuk mencapai tahap yang sempurna.
Berikut fungsi kerangka karangan :
a) Memudahkan pengelolaan susunan karangan agar teratur dan sistematis
b) Memudahkan penulis dalam menguraikan setiap permasalahan
c) Membantu menyeleksi materi yang penting maupun yang tidak penting
Tahapan dalam menyusun kerangka karangan :
a) Mencatat gagasan. Alat yang mudah digunakan adalah pohon pikiran (diagram yang menjelaskan gagasan-gagasan yang timbul).
b) Mengatur urutan gagasan.
c) Memeriksa kembali yang telah diatur dalam bab dan subbab.
d) Membuat kerangka yang terperinci dan lengkap
Kerangka karangan yang baik adalah kerangka yang urut dan logis karena bila terdapat ide yang bersilangan, akan mempersulit proses pengembangan karangan. (karangan tidak mengalir).
5. Mengembangkan kerangka karangan
Proses pengembangan karangan tergantung sepenuhnya pada penguasaan terhadap materi yang hendak ditulis. jika benar-benar memahami materi dengan baik, permasalahan dapat diangkat dengan kreatif, mengalir dan nyata.


BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Di dalam bahasa indonesia untuk membuat suatu penulisan ilmiah harus membuat Outline (Kerangka karangan) dimaksudkan agar penulisan ilmiah tersebut terarah dan sesuai dengan yang diharapkan karena kerangka karangan merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas,susunan sistematis dari pikiran-pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan.
    • Penyusunan outline (kerangka karangan) secara garis besar dapat dilakukan dengan menggunakan pola alamiah dan pola logis.
    • Macam–macam outline ( kerangka karangan ) dapat berdasarkan atas : sifat rinciannya dan berdasar perumusan teksnya.
    • Syarat outline ( kerangka karangan ) yang baik adalah sebagai berikut :
a. Tesis atau pengungkapan maksud harus jelas.
b. Tiap unit hanya mengandung satu gagasan.
c. Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide atau pikiran itu tergambar jelas.
d. Harus menggunakan simbol yang konsisten.
DAFTAR PUSTAKA
Arifin, E. Zaenal dan S.Amran Tasai. 2006. Cermat Berbahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta : CV Akademika Pressindo.
W. J. S Poerwadarminta. Bahasa Indonesia untuk Karang Mengarang, cetakan ke-2. `1979.
http://id.wikipedia.org/wiki/Eksposisi